Obat Warung Apa yang Boleh Dikonsumsi Pasien Positif COVID-19


AkuSehat.WHSCorpora-Pasien positif COVID-19 mengeluhkan gejala seperti flu, pilek, dan batuk. Jika mengalami gejala tersebut, mungkinkah diredakan dengan mengkonsumsi Obat Warung Pasien Positif COVID-19?


Spesialis paru dari RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan, SpP(K) mengatakan jika pasien mengalami gejala ringan bisa mengkonsumsi obat berlabel hijau atau yang populer dengan sebutan ‘obat warung’. Obat warung merujuk pada obat yang dijual bebas ditandai dengan lingkaran berwarna hijau di kemasan.

“Kalau demam diberikan parasetamol, kalau batuk ya minum obat batuk,” katanya dalam program e-Life, Jumat (4/2/2022).


Lebih lanjut dr Erlia mengatakan apabila pasien positif tidak bergejala, tidak diperlukan obat antivirus. Cukup istirahat dan melakukan isolasi mandiri.

“Kalau tidak ada gejala, kita tidak perlu obat antivirus. Dikatakan cukup istirahat, isolasi mandiri (minum) vitamin yang dianjurkan organisasi profesi yakni vitamin C dan vitamin D,” tambahnya.

Namun bagi pasien yang bergejala dan melakukan isolasi mandiri, diperlukan obat antivirus yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Pasien COVID-19 bisa mendapatkan antivirus dan vitamin program Kemenkes RI melalui layanan telemedicine di 17 platform terintegrasi Kemenkes.

Obat Warung Pasien Positif COVID-19

 

Paket obat gratis yang akan didapatkan pasien isolasi mandiri di rumah:


Paket A untuk pasien tanpa gejala:
Multivitamin C, B, E, dan Zinc 10 tablet

Paket B untuk pasien bergejala ringan:
Multivitamin C, B, E, dan Zinc 10 tablet
Favipiravir 200 mg 40 kapsul, atau Molnupiravir 200 mg – 40 tab (bukan ‘obat warung’, hanya boleh digunakan dengan resep dokter)
Paracetamol tablet 500 mg (jika dibutuhkan)
Pilihan obat ini akan diberikan sesuai dengan gejala yang dialami pasien. Sementara untuk pasien yang mengalami gejala sedang hingga berat, harus dirawat di rumah sakit.


5 Ciri-Ciri Gejala Omicron yang Perlu Diwaspadai


Melansir CNBC, dokter sekaligus Kepala Asosiasi Medis di Afrika Selatan, Angelique Coetzee mengatakan, gejala varian omicron sangat bisa dideteksi terutama saat menyerang tubuh manusia.

Selain itu, lanjut Coetzee, ciri-ciri gejala Omicron termasuk ringan sehingga cukup sulit dibedakan seperti penyakit flu pada umumnya.

Obat Warung Pasien Positif COVID-19

 

Ciri-Ciri Gejala Omicron


Berdasarkan hasil penelitian, ciri-ciri paling umum yang menunjukkan seseorang terkena infeksi Covid-19 varian omicron adalah sebagai berikut:

1. Sakit tenggorokan tapi tidak batuk
Sakit tenggorokan disertai batuk merupakan salah satu gejala umum ketika seseorang dinyatakan terinfeksi virus Covid-19.

Tapi pada varian Omicron, sakit tenggorokan cenderung terasa gatal, kering, bahkan tanpa disertai batuk.

2. Nyeri otot dan sendi
Dilansir dari laman Gavi.org, laporan pertama terkait gejala Omicron di Afrika Selatan menunjukkan reaksi nyeri punggung bagian bawah.

Selain itu, rasa nyeri ini juga berlangsung menjalar ke beberapa area lain seperti persendian, dan nyeri otot (myalgia).

3. Kelelahan
Ciri-ciri gejala omicron lainnya yaitu kelelahan sehingga tubuh menjadi lemas bahkan mudah merasa lelah meski tidak beraktivitas berat.

Tanda-tanda kelelahan ini termasuk konstan karena biasanya ikut dirasakan juga oleh penderita Covid-19 varian lain.


4. Sakit kepala
Sakit kepala yang terasa nyeri disertai demam seperti flu merupakan reaksi peradangan bahwa tubuh sedang melawan virus.

Pada gejala Omicron, sakit kepala ini terasa berdenyut, tertekan, dan terkadang disertai rasa menusuk dengan intensitas ringan sampai berat.


5. Tidak kehilangan indera penciuman


Pada varian Covid-19 sebelumnya, penderita yang terinfeksi akan mengalami gangguan indera penciuman dan perasa.

Tapi untuk varian Omicron ini justru sebaliknya. Penderita tidak kehilangan indera penciuman dan perasa sehingga masih terasa normal seperti biasa.

Adapun bentuk gejala lain dari varian Omicron yang terdeteksi menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) adalah:

Diare
Batuk kering
Hidung tersumbat
Mual
Demam
Gejala seperti flu
Napas pendek hingga kesulitan bernapas.


Perawatan saat Terinfeksi Varian Omicron dengn Obat Warung Pasien Positif COVID-19


Untuk tahap pengobatan dan perawatan pada penderita Covid-19 varian Omicron relatif sama, yaitu melakukan tes Covid-19 terlebih dulu seperti antigen atau PCR untuk memastikan.

Melakukan tes antigen dinilai memiliki sensitivitas yang efektif terutama jika Anda benar-benar sedang bergejala.

Dikarenakan Omicron lebih mudah menular seperti gejala flu biasa, sebaiknya segera lakukan isolasi mandiri untuk mencegah penularan ke orang lain yang kondisi kesehatannya lebih rentan.

Selain itu, lakukan pemeriksaan berkala ke fasilitas kesehatan terdekat atau melalui telemedicine supaya diberikan obat apabila mengalami keluhan lain.

Ciri-ciri gejala Omicron seperti di atas bisa saja berbeda terutama jika orang yang terinfeksi memiliki penyakit penyerta.

Oleh karena itu, apabila merasakan tanda-tanda serius dan tidak biasa setelah dinyatakan positif Covid-19, maka segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan intensif.